Bumi masih diselimuti mimpi
Putih – sejuk mendamaikan
Nun jauh di sana
Meliuk-liuk bilahan gandum
Didakap sunyi embun pagi
Yang luas saujana memandang
Berzikir sendu tiada henti
Sujud menanti fajar Dhuha
Mendamba cinta
Pada Pencipta
Pepohon kurma tua di perbatasan
Yang setia tegak berdiri
Di saat alam memukul
Bergantian saifi dan syita’
Tanpa jemu (more…)

