Alhamdulillah Wa Syukurillah. Setelah dua minggu menyepi diri dari menulis sebarang entri dan kini saya kembali semula. Kembali untuk menitipkan cerita-cerita tertunggak. Barangkali dengan cebisan cerita itu nanti bakal menerbitkan beberapa pengajaran tersendiri. Buat diri dan pembaca sekalian.
Faridrashidi.Com|Transisi Fikrah@2010
_______________________________________________________________________
Hakcipta artikel adalah tidak terpelihara. Segala artikel yang tersiar boleh disebar-luaskan dengan SYARAT disertakan link ke sini. Mengambil gambar perlu mendapat keizinan penulis.
_______________________________________________________________________
“Tahun depan entah boleh makan lemang macam atau tak, kalau balik bolehlah.. tak balik tak makanlah.” Mak bersuara.
“Balik sebelum bulan 10 bolehla raya di rumah..” Jawab saya sambil menjamah lemang di meja. Sesekali meratah rendang ayam kampung masakan nenek.
Saya diam menunduk.
Setelah 3 tahun beraya di perantauan tanpa menjamah lemang, ketupat dan rendang sudah cukup membuatkan saya merindui masakan itu. Entah berapa biji ketupat pulut dan keratan lemang saya jamah di awal ‘Eiduladha.
Sesekali terkenangkan memori ketika beraya ‘Eiduladha di perantauan. Memori yang bercampur baur antara manis dan pahit sudah ditelan dan dihadam Sepenuhnya.




Komentar Terkini