Tidak kira samaada wasilahnya lidah atau jari-jemari ia tetap diistilahkan sebagai berkata-kata. Kedua-duanya tetap bermula dari hati. Hati yang jernih, cenderung menuturkan kata-kata yang menyenangkan. Manakala hati yang dicemari simptom-simptom berunsur negatif, seringkali cenderung menuturkan bicara kesat dan menyesatkan.
Semoga kita dijauhkan daripada gejala-gejala tidak sihat itu.
Faridrashidi.Com|Transisi Fikrah@2010
_______________________________________________________________________
Hakcipta artikel adalah tidak terpelihara. Segala artikel yang tersiar boleh disebar-luaskan dengan SYARAT disertakan link ke sini. Mengambil gambar perlu mendapat keizinan penulis.
_______________________________________________________________________
“Nanti ustaz buat entri pasal serban pula, nak tau mengapa kita digalakkan berserban… Atau apakah perbahasan tentang serban..” Kata seseorang di laman web sosial.
Setelah berfikir sejenak, saya mengambil kata putus untuk menyambut cadangan baiknya. Barangkali dengan menulis sedikit introduksi atau isi-isi mengenai serban memungkin kaum lelaki khususnya cenderung untuk mengamalkan sunnah pakaian Rasulullah SAW.
Faridrashidi.Com|Transisi Fikrah@2010
_______________________________________________________________________
Hakcipta artikel adalah tidak terpelihara. Segala artikel yang tersiar boleh disebar-luaskan dengan SYARAT disertakan link ke sini. Mengambil gambar perlu mendapat keizinan penulis.
_______________________________________________________________________








Komentar Terkini